Senin, 22 Juli 2013

Perpisahan, Sebuah Akhir atau Sebuah Awal ?

Hari ini setelah sekian lama tidak melanjutkan artikel di blog ini, saya kembali dalam suasana yang penuh kesedihan di dalam hati. Sebuah masalah yang menimpa sebuah hubungan memang terkadang sulit untuk diselesaikan jika salah paham telah mencekik dan menerikkan ketegangan satu sama lain, apa daya yang bisa dibuat jika pada akhirnya hubungan tersebut harus berakhir dengan sebuah kata " Perpisahan " untuk kedua insan hati yang saling menyayangi dan mencintai. Masalah perpisahan bisa terjadi pada hubungan siapapun dan dalam bentuk perpisahan seperti apapun itu, mau hubungan persahabatan, kekasih, suami istri, anak dengan orang tua, rekan bisnis, organisasi, dan hubungan lainnya yang berakhir dengan perpisahan dalam bentuk berbagai jenis pula, ada yang karena selisih pendapat, kesalahpahaman, kehilangan kepercayaan, bosan dengan satu sama lain, perselingkuhan dan sebagainya yang menjadi sebab dari perpisahan tersebut dapat terjadi. Kesedihan pun melanda, rasa sakit di dalam hati dan dada ini terasa begitu menyesakkan, tidak ada obat yang bisa mengobati sebuah perpisahan selain pertemuan kembali oleh kedua insan tersebut. Jika perpisahan telah dihadapan anda, apakah yang akan anda lihat dari perpisahan tersebut? Apakah perpisahan merupakan sebuah akhir dari sebuah hubungan? Ataukah perpisahan merupakan sebuah awal bagi sebuah kisah hidup didalam lembaran hari-hari yang baru untuk anda ? Nah mari kita bahas.

    Dilihat dari sisi yang PRO dulu, yang memandang sebuah perpisahan adalah sebuah akhir dari sebuah hubungan. Memang benar adanya jika perpisahan merupakan sebuah akhir dari hubungan tersebut, anda sudah tidak dapat melakukan aktivitas bersama-sama lagi, tidak dapat bertemu satu sama lain lagi, tidak punya waktu untuk bersama lagi, tidak dapat tertawa dan ngobrol bersama lagi. Apa daya jika kesedihan pun akhirnya melanda di hati anda, apalagi jika hubungan tersebut merupakan perpisahan yang diakibatkan sebuah pengkhianatan atau atas keputusan egois salah satu pihak semata,  padahal pihak satunya masih ingin mempertahankan hubungan tersebut. Oh, begitu pedihnya dan sesaknya dada di hati ini, walau anda memiliki harta sebanyak apapun anda tidak akan mampu untuk mengobati luka sakit hati ini ke dokter spesialis semahal dan sehebat apapun, karena obat dari sebuah perpisahan adalah pertemuan kembali, jika tidak bertemu maka rasa rindu ini tidak akan berhenti untuk mendesak tubuh anda untuk bertemu dengannya, pikiran anda pun akan terus memikirkan dirinya, rasa penyesalan di hati karena tidak dapat meneruskan hubungan ini dengannya, tidak tahu apa lagi yang harus dilakukan, dia sudah pergi meninggalkan kita, namun kita masih berharap bahwa perpisahan ini tidak pernah terjadi. Perpisahan merupakan sebuah akhir.

    Nah, bagaimana dengan sisi KONTRA terhadap pandangannya tentang sebuah perpisahan. Sisi ini memandang bahwa perpisahan adalah sebuah awal, awal untuk menjalani kehidupan anda yang baru. Dari perpisahan inilah anda belajar dari kesalahan hubungan anda yang sebelumnya, mencoba untuk menjalani kehidupan anda dengan lembaran hidup yang baru, memulai semua dari awal lagi, mencoba untuk melihat bahwa perpisahan ini merupakan sebuah jalan yang sudah digariskan oleh Sang Maha Pencipta kepada diri kita, mungkin dibalik dari perpisahan inilah terdapat sebuah hikmah atau pelajaran yang bisa diambil, dan terkadang perpisahan juga merupakan sebuah kesempatan untuk saling mendewasakan diri satu sama lain sehingga pada suatu saat jika kita dipertemukan dan dipersatukan kembali, kita sudah lebih bisa saling memahami dan pantas untuk merajut kembali benang-benang kehidupan yang sempat terpisahkan oleh jarak dan waktu. Perpisahan memang terkadang sangat menyakitkan, namun dari rasa sakit itulah kita ditempa bagaikan besi agar menjadi lebih kuat dan mampu untuk memulai hubungan yang baru dengan lebih baik. Perpisahan merupakan sebuah awal.

    Kesimpulan dari artikel kali ini, perpisahan dapat dipandang sebagai sebuah akhir ataupun sebagai suatu awal tergantung pada waktu dan masalah yang melatarbelakangi perpisahan tersebut. Jika anda baru mengalami sebuah perpisahan, maka perpisahan tersebut merupakan sebuah akhir yang anda hadapi saat itu, segala rasa sakit di hati, tangisan air mata, dan jeritan rindu padanya saat itu merupakan tanda perpisahan tersebut merupakan sebuah akhir. Namun jika anda telah lama berpisah, maka itu sudah tidak bisa dipandang sebagai sebuah akhir lagi, karena anda sudah berjalan jauh, saat ini adalah awal bagi anda untuk memulai kisah hidup yang baru di lembaran hidup yang baru. Percayalah, jika anda memang sudah berjodoh dengannya, maka sampai ke ujung dunia pun anda tidak akan mampu mengelak untuk dipertemukan kembali pada dirinya, dan mungkin perpisahan ini merupakan sebuah akhir untuk saling memperbaiki diri dan awal untuk saling mendewasakan diri sehingga lebih pantas untuk disandingkan untuk memiliki hidup bersama pada pertemuan yang akan datang nantinya. Demikian artikel kali ini, tunggu postingan berikutnya.

2 komentar:

  1. wah-wah curhat neh.
    wkwkkw

    memang yg penting dari suatu kejadian yang telah terjadi dalam kehidupan itu.
    "Bagaimana cara kita bereaksi"

    It's juust mind game

    BalasHapus
  2. Terima kasih Bung atas sarannya, iya nih agak sedikit curhat di artikel ini :p

    BalasHapus